Kegiatan outbound di Gerbang Banyu Langit bersama guru dan orangtua

Bantul (PG/PAUD Al Muthi’in)- Anak berusia 3 sampai 5 tahun termasuk ke dalam kategori usia pra-sekolah. Biasanya mereka tumbuh dengan rasa ingin tahu yang tinggi dan sudah lebih mandiri. Hal ini karena mereka sudah memiliki pengalaman dan teman baru serta merasakan lingkungan yang baru seperti sekolah.

Untuk itu, sebanyak 36 siswa PAUD Al Muthi’in adakan Outbound pada Sabtu (11/03) bersama 10 guru pendamping dan orang tua, di destinasi wisata keluarga Gerbang Banyu Langit yang terletak di Bintaran Kulon, Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Bantul.

Bermain dengan bola plastik

Diungkapkan oleh Eka Winarni, S.Pd. selaku kepala sekolah bahwa outbond ini digelar sebagai salah satu rangkaian puncak tema pembelajaran, dalam mengasah kemampuan prikomotorik anak. Perkembangan psikomotor adalah perkembangan mengontrol gerakan-gerakan tubuh melalui kegiatan yang terkoordinasi antara saraf pusat dan otot. Dimulai dengan gerakan kasar yang melibatkan bagian besar dari tubuh, seperti duduk, berjalan, berlari, meloncat yang dikemas dalam berbagai permainan edukatif dengan melibatkan orang tua secara langsung. “Kegiatan ini bertujuan untuk menghilangkan kejenuhan anak selama belajar di dalam kelas, dengan kegiatan ini juga dapat meningkatkan rasa percaya diri serta menciptakan kebersamaan anak dan orang tua agar terjalin keakraban dan kerjasama yang baik”, papar bunda Eka sapanya.

Bermain memindahkan bola dengan peralon dan tali

Dalam kegiatan ini disediakan berbagaipermainan seperti bola joget, menara air, estafet bola, pipa bocor, pecah telur, memasukkan kelereng ke dalam wadah dengan bantuan peralon. “Semua permainan ini dilakukan bersama ayah maupun bunda yang dimaksudkan agar orang tua mampu mengetahui kemampuan anak dalam bekerjasama, melatih kekompakan dan kebersamaan dalam menyelesaikan sebuah permainan”, papar bunda eka.

Bermain gendong-gendongan

Nampak anak dan orang tua terlihat gembira selama mengikuti kegiatan ini, mereka menikmati kebersamaan yang terjalin disetiap momennya.

Ditemui Astri Deliany selaku wali siswa PAUD Al Muthi’in, mengaku merasa senang dan antusias atas terselenggaranya kegiatan ini. Dengan kesibukan orang tua yang belum tentu bisa bermain dengan anak, disini menjadi ajang untuk bermain bersama sekaligus belajar bersama, belajar untuk memahami kemampuan anak, belajar bekerjasama, kekompakan, dan bersosialisasi dengan teman-teman melalui berbagai permainan edukatif. “Semoga setiap momen yang sudah dilewati selama kegiatan ini, bisa terekam di memori anak dalam proses tumbuh kembangnya”, ungkap bunda Astri.

Bermain estafet kelereng

“Semoga dengan kegiatan ini kedekatan serta kebersamaan anak dan orang tua dapat terjalin hubungan yang lebih maksimal dalam mendidik anak-anak,” tutup Bunda Eka Winarni, S.Pd.(muthiinnews).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *